Mobile Backend as a Service

Mobile Backend as a Service

Pada postingan kali ini saya mencoba membahas dan mengenalkan tentang Mobile Backend as a Service atau biasa disebut dengan Backend as a Service saja (mBaaS atau BaaS). BaaS merupakan salah satu layanan yang termasuk dalam teknologi Cloud Computing (komputasi awan), sehingga tidak ada salahnya untuk mengenal terlebih dahulu tentang Cloud Computing tersebut.

Mesosfer, Salah satu penyedia jasa mBaaS asal Indonesia

Cloud Computing merupakan mekanisme penyediaan layanan di Internet dimana kita hanya perlu terhubung ke Internet untuk menggunakan layanan tersebut tanpa harus memiliki sistem tersebut di komputer kita. Selain itu, kita dapat menikmati layanan berdasarkan apa yang kita butuhkan saja, dimana jika kita menginginkan lebih maka bisa langsung mendapatkan kelebihan layanan tersebut dari penyedia layanan. Setidaknya ada tiga layanan yang menjadi bahasan yaitu Software as a Service (SaaS), Platform as a Service (PaaS) dan Infrastructure as a Service (IaaS).

Software as a Service (SaaS) menyediakan layanan software pagi penggunanya seperti layanan email publik (Gmail, Yahoo Mail) hingga Office Suite seperti Microsoft Office 365. Dengan begitu, kita tidak perlu instalasi software tersebut dan tidak perlu melakukan pengaturan karena semua software telah disediakan di Internet. Begitu juga Platform as a Service (PaaS) dimana telah disediakan “rumah” yang berisi sistem operasi, network, database engine, framework dan sebagainya. Dengan adanya PaaS, kita dapat fokus dalam pengembangan aplikasi tanpa perlu memikirkan konfigurasi dan operasional dan “rumah” tersebut. Amazon web Service, Windows Azure bahkan hosting merupakan contoh dari PaaS. Layanan Infrastructure as a Service (IaaS) lebih menuju ke hardware dimana kita bisa menyewa infrastruktur seperti CPU, storage, RAM dan sebagainya. Bahkan dengan IaaS, kita dapat meminta tambahan CPU, storage RAM dan sebagainya dengan cepat.

Lalu apa itu Mobile Backend as a Service (mBaaS)? Mobile Backend as a Service merupakan suatu jenis layanan yang tergolong baru pada Cloud Computing dimana kebanyakan Start Up memulai layanannya tahun 2011 ke atas. Seperti namanya, mBaaS menyediakan layanan yang memudahkan kita untuk menghubungkan aplikasi kita dengan database yang disediakan oleh mBaaS dengan menggunakan API yang telah di sediakan. Hal ini memudahkan kita agar tidak terlalu memusingkan proses backend seperti data tentang user, installation dan sebagainya.

Salah satu penyedia mBaaS yang terlahir dari tangan tangan anak bangsa adalah Mesosfer (http://mesosfer.com). Mesosfer menawarkan tampilan website yang sederhana nan elegan serta cepat. Mesosfer juga menawarkan kemampuan Real-time data, API dan SDK yang tersedia, Push Notifications, Flexible Private Cloud hingga Insight Analytics. Bagi yang ingin mencobanya dapat menggunakan penawaran Free maupun berbayar dengan ukuran biaya yang bisa dikatakan cukup terjangkau. Mesosfer juga menawarkan paket untuk enterprice dengan penawaran unmeterred app dan unmeterred plan.

Mesosfer, Salah satu penyedia jasa mBaaS asal Indonesia

Yang unik dari Mesosfer adalah fokus mereka yang tidak hanya kepada aplikasi Android maupun iOS saja namun juga terhadap embedded system maupun beacon. Dengan begitu, para pengembang maupun startup di bidang IoT yang tidak ingin pusing masalah backend service, mesosfer mungkin akan membantu anda.

This page hosted by Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Managed by Tegar Imansyah. Made by Markdown with Sublime Text 2, Markdown Preview on